Plurk

Plurk

Kamis, 16 September 2010


kamu suka balapan ga'?
kalo mank kamu suka balap, beli aja ni ada tiger balap, rangka potong, STNK, BPKB komplit.
dijual dengan harga yang sangat murah
: Rp.15.000.000,00
murah kan?
menang dah berkali-kali.
kalah baru 1 kali, kalah ja pas balapan sama ninja totalloz.

Read more »

Sabtu, 11 September 2010

Benarkah Wanita Haid Boleh Tetap Puasa?
 ketegori Muslim. Assalamualaikum warahmatulllahi wabarakatuh.
Ustadz, ada yang mengatakan bahwa wanita haid tetap melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan dengan alasan hadist dari ‘Aisyah: nahnu nukmaru bi qadhais shaum wala nukmaru biqadhais shalah. Kata qadha diartikan dengan melaksanakan berdasarkan pengartian kalimat qadha pada firman Allah dalam surah al-jum’ah: fa idza qudhiyatis shalah fantasyiru fil ard. Lalu apakah pengertian itu benar adanya?
Indra Hamriansyah
Jawaban
Assalamualaikum warahmatulllahi wabarakatuh,
Haramnya wanita yang sedang haidh berpuasa telah menjadi ijma’ para ulama sejak 14 abad yang lalu. Padahal ijma’ itu sedikit sekali jumlahnya. Sehingga kalau para ulama sampai pada titik ijma’, berarti niai kebenarannya sudah nyaris mutlak.
Ijma’ ulama sampai kepada hukum dosa bagi wanita yang secara sengaja melakukan puasa dengan niat ibadah pada hari-hari haidhnya. Artinya, berpuasa saat haidh bagi wanita bukan hanya terlarang, bahkan sampai melahirkan dosa.
Sehingga penafsiran seperti yang Anda sebutkan itu dengan sendirinya telah batal. Sebab yang dimaksud dengan qadhais shaum di dalam hadits itu bukanlah mengerjakan puasa saat haid, melainkan mengqadha’ puasa di hari lain, sementara di hari itu haram untuk dilakukan.
Dan keharaman puasa wanita yang haidh itu bukan hanya dilandaskan pada ijma’ semata, melainkan juga berlandasan kepada hadits Rasulllah SAW, selain dari hadits yang Anda sampaikan itu.
Bahkan hadits ini lebih tegas mengharamkan wanita yang haidh untuk shalat dan juga puasa. Tidak bisa dimain-mainkan makna dan pengertiannya sebagaimnana hadits sebelumnya.
Hadits ini juga menujukkan bahwa para wanita shahabiyah di masa Rasulllah SAW sudah mengerti dan tahu pasti bahwa wanita yang sedang haidh itu diharamkan shalat dan berpuasa. Semua tercermin dalam dialog mereka dengan Rasulullah SAW berikut ini.
عن أبي سعيد الخضري أن النبي صلى الله عليه وسلم قال للنساء: أليس شهادة المرأة مثل نصف شهادة الرجل ؟ قلن بلى. قال فذلكن من نقصان عقلها. أليس إذا حاضت لم تصل ولم تصم؟ قلن: بلى. قال فذلكن من نقصان عقلها - رواه البخاري
Dari Abi Said Al-Khudhri ra. bahwa Nabi SAW bersabda kepada para wanita,.. . Bukankah para wanita bila mendapat haidh tidak boleh shalat dan puasa? Para wanita itu menjawab, Benar. Itulah yang dimaksud dengan kurangnya agama mereka
Dan haramnya wanita berpuasa saat mendapat haidh juga dikuatkan lagi dalam hadits riwayat imam Muslim.
عن بن عمر رضي الله عنه تمكث الليالي ما تصلي وتفطر في شهر رمضان ، فهذا نقصان دينها - رواه مسلم
Dari Ibnu Umar ra: Para wanita melewati malam-malam tanpa boleh shalat dan mereka harus berbuka pada bulan Ramadhan. Itulah maksud kurangnya agama mereka.
Maka bila seorang wanita mendapat haidh, dia diharamkan untuk tetap berpuasa, dengan landasan dari hadts-hadits yang shahih dan juga dari ijma; para ulama. Tidka ada yang menyelengkan pengertian ini kecuali dia harus datang dengan dalil yang bisalebih kuat.
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Read more »


Makna Idul Fitri/Adha
 ketegori Muslim. Makna Idul Fitri/Adha
Abdul Hakim bin Amir Abdat
Pada setiap kali menjelang Idul Fithri seperti sekarang ini 1*} atau tepat pada hari rayanya, seringkali kita mendengar dari para Khotib di mimbar menerangkan, bahwa Idul Fithri itu ma’nanya -menurut persangkaan mereka- ialah kembali kepada FITRAH, yakni kita kembali kepada fitrah kita semula disebabkan telah terhapusnya dosa-dosa kita ..?
Penjelasan mereka di atas, adalah BATIL baik ditinjau dari lughoh/bahasa ataupun Syara’/Agama. Kesalahan tersebut dapat kami maklumi -meskipun umat tertipu- karena sebagian dari para khotib tersebut tidak punya keahlian dalam bahasan-bahasan ilmiyah. Oleh karena itu wajiblah bagi kami untuk menjelaskan yang haq dan yang haq itulah yang wajib dituruti Insya Allahu Ta’ala.
Pertama :
“Adapun kesalahan mereka menurut lughoh/bahasa, ialah bahwa lafadz FITHRU/ IFTHAAR artinya menurut bahasa = BERBUKA . Jadi IDUL FITHRI artinya HARI RAYA BERBUKA PUASA. Yakni kita kembali berbuka setelah sebulan kita berpuasa. Sedangkan FITHRAH tulisannya sebagai berikut (FA-THAA-RA-) dan (TA MARBUTHOH) bukan (FA-THAA-RA)”.
Kedua :
“Adapun kesalahan mereka menurut Syara’ telah datang hadits yang menerangkan bahwa IDUL FITHRI itu ialah HARI RAYA KITA KEMBALI BERBUKA PUASA.
“Artinya : Dari Abi Hurairah , sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda. Shaum/puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan Fithri itu ialah pada hari KAMU BERBUKA. Dan Adha itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan”.
SHAHIH. Dikeluarkan oleh Imam-imam : Tirmidzi No. 693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660, Ad-Daruquthni jalan dari Abi Hurarirah sebagaimana telah saya terangkan sanadnya di kitab saya “Riyadlul Jannah” No. 721. Dan lafadz ini dari riwayat Imam Tirmidzi.
Dan dalam salah satu lafadz Imam Daruquthni :
“Artinya : Puasa kamu ialah pada hari kamu berpuasa, dan Fithri kamu ialah pada hari kamu berbuka”.
Dan dalam lafadz Imam Ibnu Majah :
“Artinya : Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka, dan Adha pada hari kamu menyembelih hewan”.
Dan dalam lafadz Imam Abu Dawud:
“Artinya : Dan Fithri kamu itu ialah pada hari kamu berbuka, sedangkan Adha ialah pada hari kamu menyembelih hewan”.
Hadits di atas dengan beberapa lafadznya tegas-tegas menyatakan bahwa Idul Fithri ialah hari raya kita kembali berbuka puasa . Oleh karena itu disunatkan makan terlebih dahulu pada pagi harinya, sebelum kita pergi ke tanah lapang untuk mendirikan shalat I’ed. Supaya umat mengetahui bahwa Ramadhan telah selesai dan hari ini adalah hari kita berbuka bersama-sama.
Itulah arti Idul Fithri…! Demikian pemahaman dan keterangan ahli-ahli ilmu dan tidak ada khilaf diantara mereka. Jadi artinya bukan “kembali kepada fithrah”, karena kalau demikian niscaya terjemahan hadits menjadi : “Al-Fithru/suci itu ialah pada hari kamu bersuci !!!.
Tidak ada yang menterjemahkan dan memahami demikian kecuali orang-orang yang benar-benar jahil tentang dalil-dalil sunnah dan lughoh/bahasa.
Adapun makna sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa puasa itu ialah pada hari kamu semuanya berpuasa, demikian juga Idul Fithri dan Adha, maksudnya : Waktu puasa kamu, Idul Fithri dan Idul Adha bersama-sama kaum muslimin , tidak sendiri-sendiri atau berkelompok-kelompok sehingga berpecah belah sesama kaum muslimin seperti kejadian pada tahun ini .
Imam Tirmidzi mengatakan -dalam menafsirkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas- sebagian ahli ilmu telah menafsirkan hadits ini yang maknanya :
“Artinya : Bahwa shaum/puasa dan Fithri itu bersama jama’ah dan bersama-sama orang banyak”.

Semoga kaum muslimin kembali bersatu menjadi satu shaf yang kuat.
Aamiin ..!!!
Read more »



Read more »

MINALAIDIN WALFAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.

KITA TELAH MENCAPAI TITIK KEMENANGAN SETELAH SATU BULAN PENUH MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN.

MARI KITA SALING  BERMAAF-MAAF'FAN.


Read more »

Rabu, 08 September 2010

Read more »

Razor MX650 Dirt Rocket Electric Motocross Bike
KEREN KAN???
MOTOCROSS NI??
MAU?? TINGGAL BELI AJA DI SINI: http://www.amazon.com/Razor-MX650-Rocket-Electric-Motocross/dp/B000FK7C60
Read more »

Senin, 06 September 2010

Read more »


waduh motor tinggal 1 ,,, eewh mlh ketangkep polisi,,,
siaal,, siaal,,,


jadi ga' bisa nyari uank dengan gampank lgi ni,,, wah,,
bisa di ambil ga' ya??
bngung ni,,, 
Read more »

wah sebentar lagi dah maw lebaran ni,,,,
eh ya temen" maaf'n au ia jikalau au punya salah,, baik iank au sengaja mawpun tak qu sengaja.
minal aidzin walfaizin,,
mohon maaf lahir dan batin.

Read more »

Rabu, 19 Mei 2010

iklan

Glee: The Music, Volume 3 Showstoppers (Deluxe)

Exile on Main Street
Read more »

Kamis, 01 April 2010




Read more »

Selasa, 16 Maret 2010

Live At The Troubadour [CD / DVD Combo]
Read more »